Anakku, sekarang kamu sudah dewasa, suatu saat nanti tibalah masanya kamu memasuki bahtera rumah tangga, diamana kamu akan menjadi nakhodanya, kamu akan tahu bagaimana kerasnya badai di samudra hidup yang akan engkau jalani.
Anakku, sebelum mengarungi samudra itu, kamu akan mencari pendamping yang yang akan menemanimu kemanapun kamu berlayar, kemudian akan ada awak-awak baru yang akan hadir selama pelayaranmu.

Anakku, jangan engkau mencari jodoh, jodoh tidak dicari, tapi diminta. Mintalah jodohmu pada yang maha bijaksana, kepada yang maha memiliki keputusan.
Dialah yang lebih mengetahui siapa yang terbaik bagimu, Apapun yang terbaik bagimu dan yang engkau rasakan, yakinlah Dia lebih mengtahui, bagiNya tak ada yang tersembunyi. tak perlu engkau susah-susah memikirkannya. Yang perlu angkau lakukan adalah menjalin hubungan mesra kepada Yang maha memiliki.
Anakku jangan hanya meminta jodoh, mintalah keturunan yang baik, keturunan yang akan menjadi perhiasan bagi mata, keturunan yang menjadi penyejuk hati.
Mintalah dari sekarang karena keturunan yang baik bukanlah langsung tercipta, saat engkau telah menikah nanti, tapi semuanya dimulai dari sekarang.
Anakku, pesan terakhir dari Ayah
Bertaqwalah... semua kunci dari kehidupan ini adalah taqwa, dengan bertaqwa, engkau dekat dengan yang maha berkuasa, semua jalan akan terbuka bagimu, bumi akan dilipatkan untukmu, Jangan pernah bergantung kepada makhluk, tapi bergantunglah engkau kepada yang menciptakan makhluk itu. Tidak ada yang Mustahil, bagiNya, semua perkara adalah kecil. Hanya bagi manusialah yang mengatakan mustahil. Tanamkanlah keyakinan itu pada dirimu, pada istri pada anak-anakmu kelak saat kamu sudah mengarungi samudra rumah tangga.
akhirnya hari selasa datang juga.. inilah saatnya aku kembali kedunia nyata, dunia dimana aku akan berjuang demi hal-hal yang menjadi prinsip hidupku, akhirnya untuk 14 hari kedepan, dunia maya ini harus kutinggalkan sejenak, mungkin sesekali aku juga akan berkunjung, jikalau ada kesempatan


